Skip to main content

Posts

Dongeng Digital Indonesia (DDI) : Serial Petualangan Wako #4 : Berwisata tanpa merusak itu keren !

  Selamat datang di DDI : Serial Petualangan Wako yang ke-4. Karena sudah menjelang tahun baru pasti identik dengan berwisata. Yops, halan-halan. Tidak hanya kalian yang halan2 tapi Wako dan teman-teman pun juga. Btw, kalo kalian sedang berwisata pada beberapa hari ini jangan lupa ya mengikuti protokol kesehatan sekaligus menjaga etika berwisata dan tidak merusak lingkungan, sama seperti Wako dan teman-teman lakukan.. yeayyy Okey, sebelum lanjut, buat kalian yang masih belum membaca DDI seri sebelumnya bisa klik di link berikut : Serial Petualangan Wako #1 : Laut Sampah Ibukota Serial Petualangan Wako #2 : Kembalikan Mangrove ku ! Serial Petualangan Wako #3 : Wako dan Para Nelayan Okay kita langsung saja ke alur cerita.. Enjoy ~! -------------------------------------------------------------------------- Selama setahun penuh Wako dan Geo bekerja sebagai nelayan, kini mereka memutuskan untuk berlibur. Kali ini mereka mengajak Kiara. Mereka berencana untuk berlibur ke pantai di Pulau ...

Sharing session with my mentor, Yoppy Pieter #4

 Hellow... Okey pada postingan kali ini saya akan membicarakan terkait kemajuan dari projek photostory saya.. yeaheyy.. Pada tanggal 10 Desember 2020 saya mengirim berkas-berkas foto hasil hunting saya di Cilincing. Foto-foto tersebut selanjutnya diseleksi oleh mas yoppy. Total keseluruhan foto yang saya upload ada 333 foto. Lalu, pada tanggal 17 Desember 2020, mas Yoppy menunjukkan foto-foto mana saja yang sudah diseleksi. Kata mas yoppy, foto-foto saya terlihat bahwa saya masih tidak terlalu dekat dengan nelayan dan tampaknya saya masih menjaga jarak dengan mereka. Dari keseluruhan foto yang saya hunting, ternyata project saya baru 10% rampung. I mean that wow, ternyata memang tidak semudah itu untuk bisa membuat foto story dan butuh perjuangan untuk bisa mendapatkan foto yang memang pas banget untuk project ini. Perjalanan saya masih panjang buat photostory ini haha :'). Well, saya tidak akan menyerah ~ Pokoknya harus selesai !! seperti yang orang2 katakan, "akhirilah apa y...

Creative Multiple Post #2 : Ekosistem Pesisir

 Hellow guyss... Akhirnya setelah sekian lama bisa update creative multiple post lagi yuhuuuuu yeayyyayyayayayya ~ Btw, untuk CMP yang ke-2 saya mengangkat topik tentang "Ekosistem Pesisir". Well, saya mengangkat topik ini karena saya emang cinta banget sama biologi laut, meskipun sebenarnya kalo ngomongin "L-A-U-T" bakal lebih luas lagi sih, tapi materi ini merupakan salah satu materi esensial karena ekosistem pesisir ini saling berhubungan dan jika salah satu ekosistem mengalami gangguan maka akan berdampak pada ekosistem selanjutnya. Basically, negara Indonesia termasuk negara tropis sehingga ekosistem pesisirnya lengkap banget dari ekosistem estuaria, ekosistem mangrove, ekosistem lamun dan ekosistem terumbu karang. Ekosistem tersebut saling berhubungan dalam menyaring nutrien yang diterima dari darat hingga ke laut. Ekosistem terumbu karang termasuk ekosistem yang kandungan nutriennya rendah, jika kadar nutrien pada ekosistem terumbu karang tinggi maka akan men...

Cerita Kehidupan Nelayan di Cilincing

Ini merupakan kisah kehidupan nelayan kerang hijau di pesisir DKI Jakarta, tepatnya di Cilincing, Jakarta Utara. Untuk mengakses wilayah ini, terutama untuk saya yang berasal dari Bogor, bisa menggunakan KRL dari Stasiun Bogor menuju Stasiun Jakarta Kota. Selanjutnya, menggunakan KRL lagi dari Stasiun Jakarta Kota menuju Stasiun Tanjung Priuk. Ketika keluar stasiun, sudah mulai ada terlihat suasana-suasana pelabuhan yang dilewati oleh kendaraan-kendaraan berat, dengan jalan raya yang cukup besar dan aroma asin dari laut jakarta. Dari situ, dapat menggunakan ojek online untuk menuju Cilincing, kira-kira 20 menit dari Stasiun Tanjung Priuk. Selama perjalanan, kalian akan melewati fly over, dari jalanan yang besar hingga ke suatu gang dengan jalan yang kecil dan kita hanya bisa mengaksesnya dengan jalan kaki. Yap, selamat datang di Cilincing. Plang didepan gang sudah dapat diihat tulisannya “Kampung Kerang Hijau”. Disitu saya bertemu dengan bang Ilyas yang akan menemani saya untuk melih...

Sharing session with my mentor, Yoppy Pieter #3

Halloo..sudah lama tidak berjumpaa di blog yehey Untuk bulan ini, saya sudah mengajukan storyline awal photostory saya ke mas yoppy. Selama hasil sharing, awalnya saya berencana untuk mengangkat terkait pencemaran yang ada di perairan DKI Jakarta dan pengaruhnya terhadap kerang hijau di sana, namun setelah saya melihat sendiri di lokasi, ternyata banyak kisah yang lebih menarik dibandingkan mengangkat isu yang cukup sensitif juga bagi masyarakatnya. Selama sharing, baik dengan mas yoppy maupun dengan bang ilyas yang menemani saya di lapang, ternyata masyarakat pesisir Jakarta sering kali dipandang sebelah mata oleh masyarakat luar yang tidak tahu apa-apa dengan kondisi yang sebenarnya. Sehingga akhirnya, story yang saya angkat lebih ke masyarakat yang berada di kondisi tersebut, yaitu keluarga Pak De yang sudah lama berkecimpung di dunia kerang hijau selama lebih dari 50 tahun. Anak-anak dan istrinya juga mengikuti jejak suaminya. berikut merupakan storyline dari photostory saya ----- ...

Meet my Mentor, Yoppy Pieter

  Haloo balik lagi kepada sayaa... Ternyata untuk bulan ini cukup padat sekali, karena ada 3 kompetisi yang harus saya kerjakan dan deadlinenya pun cukup berdekatan. 2 minggu awal di oktober ternyata saya dipanggil untuk proyek ke Lampung sehingga rencana awal saya untuk hunting diundur. Selain itu, 2 lomba yang saya ajukan ternyata lolos *alhamdulillah :’) dan mengharuskan saya mengeluarkan output lomba tsb pada 2 minggu selanjutnya sekaligus ada UTS sehingga timeline yang awalnya saya buat untuk hunting bulan ini ternyata tidak bisa saya lakukan. Selanjutnya saya konfirmasi ke mas Yoppy dan dari mas Yoppy nya mengatakan tidak apa-apa, karena project ini masih berjalan. Dari mas Yoppynya mengatakan sharing session dilakukan ketika saya sudah mendapatkan fotonya saja. Karena nanti akan diarahkan untuk photo selection dan editingnya. Maka dari itu dari saya akan re-schedule lagi untuk hunting ke Jakarta.   Btw.. mohon maaf sebelumnya saya belum memperkenalkan mentor saya...

Sharing session with my mentor, Yoppy Pieter #2 : Hasil observasi awal

  #Mentoring Session bulan September   Terkait tugas mentoring sebelumnya dari mas Yoppy adalah : Tugas pertama 1. Observasi lokasi nelayan di jakarta 2. Cari tahu akses-akses nanti bisa hubungi teman mas yoppy orang cilincing, anak nelayan 3. Cari tahu permasalahan yang penting di nelayan cilincing Mencari Referensi Pada tanggal 5 September 2020, atas saran dari mas Yoppy saya dianjurkan ke perpustakaan Pannafoto untuk mencari referensi photostory disana. Lalu, referensi lainnya saya dapatkan dari majalah National Geographic.  Observasi di Cilincing Lalu, pada tanggal 20 September 2020 saya pergi ke Cilincing untuk bertemu dengan bang Ilyas. Ketika sampai disana, bang Ilyas dan rekan-rekannya sedang melakukan kelas jurnalis cilik dengan anak-anak di Cilincing. Waktu itu masih sore jadi saya ikut nimbrung sambil menunggu bang Ilyas selesai. Disini, saya jadi ketemu ama orang-orang baru, ada kawan-kawan dar Universitas Terbuka juga yang membantu bang ilyas dala...

Dongeng Digital Indonesia (DDI) : Serial Petualangan Wako #3 : Wako dan Para Nelayan

 Selamat datang di DDI : Serial Petualangan Wako #2 : Kembalikan mangrove ku ! karena dongeng ini merupakan serial, jadi disarankan kalian membaca terlebih dahulu yaa serial sebelumnya. Berikut link untuk Serial Petualangan Wako #1 Serial Petualangan Wako : Laut Sampah Ibukota #2 Serial Petualangan Wako : Kembalikan Mangrove Ku! Enjoy ~ !! ------------------------------------------------------- Disuatu pagi yang cerah, Wako berlayar menggunakan perahunya menuju Pulau Angin. Kali ini, ia berlayar bersama dengan temannya, yaitu Geo. Kala itu, arusnya cukup tenang, matahari bersinar cukup terik, terdengar suara burung laut dari kejauhan. Perjalanan yang ditempuh menuju Pulau Angin sekitar 4 jam dari pulau kelahiran Wako. Mereka ke Pulau Angin untuk bekerja, karena di Pulau Angin kebanyakan masyarakatnya adalah nelayan. Selama di perjalanan, Wako menceritakan pengalaman-pengalaman sebelumnya kepada Geo. Geo mendengarkannya dengan penuh antusias. Dan tidak terasa, setelah melalui pembic...